Persaingan antara ekosistem smartphone iOS (Apple) dan Android (Google) memiliki dampak langsung pada desain infotainment mobil Asia. Dominasi Android yang lebih besar di banyak pasar Asia Tenggara karena faktor harga berarti produsen mobil harus memprioritaskan integrasi yang mulus dengan Android Auto.
Meskipun Android dominan dalam jumlah pengguna, segmen premium dan mewah di Asia menunjukkan loyalitas kuat terhadap iOS. Ini memaksa produsen mobil mewah untuk menyempurnakan integrasi Apple CarPlay dan mengembangkan interface yang terasa premium untuk pengguna iOS.
Perbedaan loyalitas ini memengaruhi keputusan desain dashboard. Beberapa produsen memilih untuk menawarkan sistem infotainment asli (native) mereka sendiri yang mendukung kedua platform, daripada sepenuhnya mengandalkan salah satunya.
Masa depan konektivitas mobil akan didominasi oleh kemampuan untuk mengintegrasikan layanan Super-App lokal dari kedua platform smartphone. Mobil akan menjadi perpanjangan dari ekosistem digital pribadi pengguna, terlepas dari OS yang mereka gunakan.
Dominasi Android di Asia memengaruhi desain infotainment mobil, sementara loyalitas iOS di segmen premium memaksa produsen menyempurnakan Apple CarPlay. Masa depan konektivitas mobil harus mengintegrasikan layanan Super-App dari kedua OS.

